Mendengar kata rindu
pasti banyak yang berpikir kebelakang
membuka lembaran lama cerita hidup ini
yang pasti penuh dengan gelap terangnya peristiwa
sangat beraneka ragam bentuknya
dalam menyikapinya
menerima ataupun membuangnya
mengenang ataupun melupakannya
mengenal rindu...
entah apa yang harus aku katakan untuk menjelaskan satu kata ini
aku rindu..
harus apa aku?
haruskah aku menangis untuk ini
ataukah hanya terdiam dalam kesesakan hati yang begitu dalam ini
mengenang tulisan yang lucu itu
mengenang gambaran yang unik itu
mengenang semua perkataan yang dahulu pernah jatuh dari bibir ini
mengenang jejak yang telah terbentuk oleh kaki ini
mengenang ribuan sidik jari yang tertempel
rindu...
rindu...
rindu...tempat yang sederhana
namun dapat melindungi kami dari kejahatan dunia ini
rindu akan ketenangan tiga perempat malam
pada saat ku merenung sendiri dalam pelukan syahdu-Mu
pada saat ku membaca banyak firman-Mu
pada saat ku mencurahkan semua kegelisahan dalam hati ini pada-Mu
Rindu
saat tawa membahana
memeluk hangat dunia kami
dunia hijau nan syahdu
dunia yang penuh dengan peraturan yang mengharuskan kami
jauhi semua yang buruk
yang menuntut kami tuk berubah
yang menuntut kami tuk jadi pemuda yang tangguh
sungguh aku rindu itu
walaupun
dalam semua itu tak akan luput dari cerita asmara pemuda
menyikapinya dengan baik, itu yang diharuskan dan dilakukan
biarlah semuanya tersembunyi sekarang
yang kelak akan jadi lebih indah
tersenyum
tertawa
menangis
karenanya
mungkin...
namun itu semua tersimpan dengan indah dalam hati ini saja.
dengan-Mu
cerita itu kan rerkenang...
yang akan membuat kami tertawa dikemudian hari
Rindu
rindu saat bercerita dengan kalian
akan hebatnya persahabatan kita
walaupun pasti tercecer salah dimana-mana
aku tahu kau pun tahu
itu harus
Tapi pada saat kita harus memandang kedepan
masa depan yang dipertanyakan
membayangkan dan menyusun masa depan yang cerah bersama kalian
semoga itu tak jadi obrolan semata
amin....
aku rindu...